Kemah Kerja Bakti Mahasiswa (KKBM) Jurusan Perikanan dan Kelautan Prodi Agribisnis Perikanan Politani Kupang melaksanakan Edukasi Masyarakat Melalui Pelatihan Aquascape di GMIT Nazareth Fatubena Kecamatan Maulafa, Kelurahan Fatukoa, Kota Kupang, NTT
Kupang, Indonesia — Pembina PMJ dan Pendamping Lapangan Jurusan Perikanan dan Kelautan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang, yakni Ignasius Boli Suban, S.Kom., M.Kom. dan Norsem N. Malafu, S.Pi.,Msi. melaksanakan kegiatan Kemah Kerja Bakti Mahasiswa (KKBM) di GMIT Nazareth Fatubena Kecamatan Maulafa, Kelurahan Fatukoa, Kota Kupang, NTT.
Mahasiswa peserta KKBM dari Jurusan Perikanan dan Kelautan, Program Studi Agribisnis Perikanan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang (Politani Kupang) melaksanakan kegiatan pelatihan dan pembuatan aquascape bersama masyarakat di GMIT Nazareth Fatubena Kecamatan Maulafa, Kelurahan Fatukoa, Kota Kupang, NTT. Kegiatan ini yang dilakasakan pada Hari Jumat, 03 Juli 2026 ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan keterampilan masyarakat dalam bidang perikanan hias yang bernilai edukatif dan ekonomis.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan GMIT Nazareth Fautebena ini dihadiri oleh dosen pembina HMJ Perikanan dan Kelautan, pembimbing lapangan, mahasiswa KKBM, pengurus gereja, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga Desa Fautebena. Pelatihan dilaksanakan secara interaktif melalui penyampaian materi, demonstrasi, hingga praktik langsung pembuatan aquascape.
Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa memperkenalkan konsep dasar aquascape sebagai seni menata tanaman air, batu, kayu, dan ikan hias dalam sebuah akuarium sehingga membentuk ekosistem bawah air yang alami dan indah. Selain memberikan nilai estetika, aquascape juga memiliki manfaat sebagai media edukasi lingkungan, sarana relaksasi, serta peluang usaha di bidang perikanan hias.
Pembina HMJ Perikanan dan Kelautan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya memperkenalkan inovasi sederhana yang dapat diterapkan oleh masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga mampu melihat peluang pengembangan usaha kreatif berbasis perikanan hias yang memiliki nilai jual.
Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan mengikuti setiap tahapan praktik hingga selesai. Suasana kebersamaan yang terjalin menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, gereja, dan masyarakat dapat menjadi sarana yang efektif dalam menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna.
Melalui program KKBM ini, mahasiswa Jurusan Perikanan dan Kelautan Program Studi Agribisnis Perikanan tidak hanya mengimplementasikan kompetensi akademik yang dimiliki, tetapi juga memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis potensi lokal. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya berbagai inovasi dan usaha kreatif masyarakat di bidang perikanan hias yang berkelanjutan.
Sebagai institusi pendidikan vokasi, Politeknik Pertanian Negeri Kupang terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.