Teknologi Budidaya Perikanan Politani Kupang

Pencetak Generasi Teladan dan Berprestasi

Pembelajaran Berbasis Case Method di Unit Pembenihan Ikan Lele Alumni TBP: Penguatan Kompetensi K3 Mahasiswa

Ditulis oleh Admin • 27 November 2025

Gambar berita

Kupang, Indonesia – Program Studi Teknologi Budidaya Perikanan (TBP) melaksanakan kegiatan pembelajaran berbasis case method di Unit Pembenihan Ikan Lele yang berlokasi di Lasiana pada tanggal 27 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari Mata Kuliah Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang dikoordinatori oleh Sri Rahayu Nuban, M.Si.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa melalui pembelajaran kontekstual berbasis kasus nyata di lapangan. Melalui pendekatan case method, mahasiswa diajak untuk mengidentifikasi, menganalisis, serta memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang berkaitan dengan aspek K3 pada kegiatan pembenihan ikan lele.

Unit pembenihan ikan lele yang menjadi lokasi kegiatan merupakan milik alumni Program Studi TBP Politani Kupang. Keterlibatan alumni dalam kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara dunia pendidikan dan praktik lapangan, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif bagi mahasiswa.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa melakukan observasi langsung terhadap proses produksi, mengidentifikasi potensi risiko kerja, serta mendiskusikan penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan pembenihan. Selain itu, mahasiswa juga melakukan diskusi kelompok dan mempresentasikan hasil analisis kasus yang telah dilakukan sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran.

Koordinator mata kuliah, Sri Rahayu Nuban, M.Si., menyampaikan bahwa penerapan metode case method ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa serta kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja, khususnya dalam menerapkan prinsip-prinsip K3.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Prodi TBP diharapkan tidak hanya memahami konsep K3 secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara langsung di lapangan, sehingga memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri perikanan.