Teknologi Budidaya Perikanan Politani Kupang

Pencetak Generasi Teladan dan Berprestasi

Mahasiswa Prodi TBP Politani Kupang Studi Lapang Hidro-Oseanografi di Maritim Tenau

Ditulis oleh Admin • 23 Mei 2025

Gambar berita

Kupang, Indonesia – Mahasiswa Program Studi Teknologi Budidaya Perikanan (TBP) Politeknik Pertanian Negeri Kupang melaksanakan kegiatan studi lapang pada Mata Kuliah Hidro-Oseanografi di Stasiun Meteorologi Maritim Tenau. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap kondisi oseanografi dan peran informasi meteorologi dalam mendukung sektor perikanan.

Kegiatan studi lapang ini disambut langsung oleh Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau, Yandri Anderudson T. Tungga, S.Tr., yang memberikan pemaparan terkait fungsi dan peran stasiun dalam menyediakan informasi meteorologi dan kelautan. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dalam membangun kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya data dan informasi meteorologi dalam mendukung aktivitas di sektor kelautan dan perikanan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengetahuan langsung mengenai proses pengamatan, pengolahan, serta penyebaran informasi meteorologi maritim. Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan pada berbagai instrumen dan teknologi yang digunakan dalam pemantauan kondisi cuaca dan laut.

Dosen Koordinator Mata Kuliah Hidro-Oseanografi, Sri Rahayu Nuban, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan studi lapang ini merupakan bagian penting dari pembelajaran berbasis praktik. Dengan terjun langsung ke lapangan, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan teori yang telah dipelajari di kelas dengan kondisi nyata di lapangan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai keterkaitan antara ilmu hidro-oseanografi dengan kegiatan budidaya perikanan, khususnya dalam memahami faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi keberhasilan usaha perikanan.

Melalui studi lapang ini, mahasiswa Prodi TBP diharapkan memiliki kompetensi yang lebih komprehensif, baik secara teoritis maupun praktis, serta mampu memanfaatkan informasi meteorologi dan oseanografi dalam mendukung pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.