Teknologi Budidaya Perikanan Politani Kupang

Pencetak Generasi Teladan dan Berprestasi

Prodi TBP Hadir dalam Kuliah Umum: Dorong Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan NTT Menuju Ekonomi Biru

Ditulis oleh Admin • 29 Oktober 2025

Gambar berita

Kupang, Indonesia – Program Studi Teknologi Budidaya Perikanan (TBP) turut ambil bagian dalam kegiatan Kuliah Umum Jurusan Perikanan dan Kelautan Politeknik Pertanian Negeri Kupang yang mengangkat tema “Pemanfaatan Potensi Sumberdaya Perikanan di Provinsi NTT menuju Ekonomi Biru.” Kegiatan ini dilaksanakan pada 28 Oktober 2024 dan bertempat di Student Center Politani Kupang.

Kegiatan kuliah umum ini dihadiri oleh Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum, Alexander S. Tanody, S.Pi., M.Si., Ketua Jurusan Perikanan dan Kelautan, Wahyuni Fanggi Tasik, S.Pi., M.Si., Koordinator Program Studi Teknologi Budidaya Perikanan, Klaudia Nia Seran, S.Pi., M.Si., Koordinator Program Studi Agribisnis Perikanan, Sri Imelda Edo, S.Pi., M.Pd., serta para dosen, PLP, teknisi, staf administrasi, dan mahasiswa Jurusan Perikanan dan Kelautan.

Dalam sambutannya, Direktur Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Johanis A. Jermias, S.Pt., M.Sc., menyampaikan bahwa kuliah umum merupakan salah satu metode pembelajaran yang efektif untuk memperoleh wawasan dari pihak eksternal atau praktisi yang memiliki pengalaman langsung di bidang tertentu. Hal ini dinilai penting dalam memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap perkembangan keilmuan dan dunia kerja.

Kegiatan kuliah umum ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya. Pemateri pertama, Prof. Dr. Ir. Fredinan Yulianda, M.Sc., yang juga menjabat sebagai Dekan IPB, menyampaikan materi tentang pemanfaatan potensi sumber daya perikanan berbasis ekonomi biru. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya perikanan secara berkelanjutan dengan memadukan aspek ekonomi, ekologi, dan sosial.

Sementara itu, pemateri kedua, Elias Koa, S.Pi., sebagai pendamping pembudidaya rumput laut di wilayah NTT, membahas peluang bisnis di bidang perikanan dan kelautan. Ia mengungkapkan bahwa sektor perikanan di NTT memiliki potensi besar untuk dikembangkan, khususnya dalam usaha budidaya seperti rumput laut yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan peluang pasar yang luas.

Keterlibatan Prodi TBP dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa terkait pemanfaatan sumber daya perikanan yang berkelanjutan. Mahasiswa mendapatkan pemahaman langsung mengenai konsep ekonomi biru serta peluang pengembangan usaha di sektor perikanan dan kelautan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menghubungkan dunia akademik dengan praktik di lapangan, sehingga mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di dunia kerja. Diskusi interaktif yang berlangsung selama kegiatan menunjukkan antusiasme peserta dalam memahami isu-isu strategis di bidang perikanan.

Melalui kuliah umum ini, diharapkan mahasiswa Prodi TBP mampu mengembangkan pola pikir inovatif dan berkelanjutan dalam memanfaatkan sumber daya perikanan, serta berkontribusi dalam mendukung pembangunan ekonomi biru di Provinsi Nusa Tenggara Timur.